Kenali 4 Cara Mencegah Penularan Penyakit Gonore ? Serta Cara Mengatasinya

https://denaturealamisehat.blogspot.com/ – Gonore adalah penyakit kelamin yang disebabkan karena infeksi bakteri dan dapat menular dari orang ke orang. Ini biasanya juga ditularkan ketika Anda melakukan kontak seksual dengan orang yang terinfeksi, atau melakukan kontak dengan cairan tubuh mereka. Gonore, atau biasa disebut dengan kencing nanah, ini juga dapat menular dari ibu kepada anak.
Gonore sebagian besar bisa memengaruhi uretra, rektum, atau tenggorokan. Pada wanita, gonore juga dapat mempengaruhi organ reproduksi.


Seberapa umumkah penyakit menular seksual ini?


Tidak banyak orang menyadari bahwa mereka memiliki penyakit kelamin ini,  karena penyakit ini jarang menunjukkan gejala apapun. Penyakit menular seksual ini paling sering terjadi pada orang yang aktif secara seksual karena kondisi ini menyebar selama kontak seksual
Namun faktanya, kondisi ini juga dapat memengaruhi bayi. Kondisi ini dapat dikelola dengan mengurangi faktor risiko Anda. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.  

Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Gonore (Go) Serta Pengobatanya

Apa penyebab gonore?

Gonore disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhea. Bakteri ini tertarik pada selaput lendir dari tubuh Anda atau pada daerah hangat dan lembap di saluran reproduksi Anda, seperti leher rahim, saluran rahim, dan saluran tuba pada wanita, dan di uretra pada wanita dan laki-laki.

Dalam lingkungan ini, bakteri dapat tumbuh dan berkembang biak. Bakteri Neisseria gonorrhea penyebab kencing nanah ini sering tertular dari satu orang ke orang lain selama kontak seksual, termasuk pada hubungan oral, anal, atau vagina.
Faktor-faktor risiko
Apa yang meningkatkan risiko saya untuk gonore?

Ada banyak faktor risiko untuk gonore, seperti:

  • Anda aktif secara seksual
  • Anda memiliki pasangan seks yang baru
  • Anda memiliki banyak pasangan seks
  • Anda pernah didiagnosis gonore sebelumnya
  • Anda memiliki infeksi menular seksual lainnya

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala gonore?

Kondisi ini  biasanya tidak akan langsung menunjukkan gejala langsung saat pertama kali terinfeksi. Gejala biasanya muncul sekitar 10-20 hari setelah infeksi.

Ketika gejala mulai muncul, Anda lebih baik mendapatkan pengobatan sesegera mungkin. Jika tidak diobati, gonore dapat menyebabkan ruam, demam, dan akhirnya nyeri sendi.

Sayangnya, tidak semua orang menyadari gejala yang muncul dari penyakit menular seksual ini. Bahkan ada yang mengidap kondisi ini,  etapi tanpa menunjukkan gejala-gejala yang ada dan biasanya disebut nonsymptomatic carrier alias pembawa non gejala. Terdapat dua gejala berbeda pada perempuan dan laki-laki.

Gejalanya pada laki-laki

Sebagian besar laki-laki mungkin tidak akan menyadari gejala bahwa ia telah mengidap gonore, karena beberapa laki-laki memang tidak mendapatkan gejalanya.

Gejala yang paling umum dan paling pertama dikenali adalah rasa panas atau terbakar ketika buang air kecil. Setelah itu akan diikuti oleh gejala lainnya berupa:

  • Frekuensi buang air kecil yang cukup sering
  • Keluarnya nanah dari penis (tetesan cairan) berwarna putih, kuning, krem atau kehijau-hijauan)
  • Bengkak dan kemerahan pada bukaan atau kulup penis
  • Bengkak atau nyeri pada testis
  • Sakit tenggorokan yang datang terus-menerus

Ketika telah diobati, infeksi ini mungkin masih akan bertahan di tubuh selama beberapa hari. Pada kasus yang jarang ditemui, gonore dapat menyebabkan kerusakan pada tubuh, khususnya urethra dan testis. Rasa nyeri juga dapat dirasakan hingga ke rektum.

Gejalanya Pada Perempuan

Beberapa perempuan sulit mengidentifikasi gejala gonore ini, sebab gejala yang muncul ada kemiripan dengan infeksi lain.

Gejala penyakit seksual menular pada perempuan ini awalnya  tidak terbentuk dengan jelas, seperti infeksi jamur vagina pada umumnya, sehingga beberapa perempuan salah menebak infeksi yang diidapnya. Berikut ini adalah beberapa gejala yang muncul pada perempuan:

  • Keluar cairan dari vagina (berair, menyerupai krim, sedikit kehijauan)
  • Ketika buang air kecil, adanya sensasi nyeri dan rasa panas
  • Frekuensi buang air kecil yang cukup sering
  • Munculnya bercak darah atau perdarahan saat tidak sedang menstruasi
  • Rasa nyeri ketika melakukan hubungan seksual
  • Rasa nyeri juga dirasakan pada perut bagian bawah atau nyeri panggul
  • Bengkak pada vulva
  • Rasa terbakar atau panas di tenggorokan (ketika sudah melakukan oral seks)
  • Demam

Pada anak-anak yang lahir dengan gonore, gejala biasanya muncul pada mata. Kemungkinan ada  tanda-­tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Jangan abaikan sembelit yang bisa menjadi gejala gonore

Sembelit bukan gejala gonore yang umum. Namun, sembelit bisa menjadi gejala dari infeksi gonore yang sudah menyerang area rektum (anus).

Jika bakteri mulai menyerang dan menginfeksi area anus, gejala yang mungkin timbul termasuk anus gatal, sembelit, rasa sakit saat BAB, dan keluarnya cairan asing dari lubang anus (yang bisa disertai atau tanpa perdarahan). Jika tidak segera diobati, infeksi gonore di rektum atau anus bisa menyebabkan pembentukan abses (benjolan bernanah) di dalam anus.

Infeksi ini pada anus lebih umum terjadi pada pria yang berhubungan seks dengan pria lewat seks anal. Jika Anda mengalami gejala ini seperti yang telah disebutkan di atas, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat sesegera mungkin.

Cara Mencegah Penularan Penyakit Gonore 

Mencegah penyakit menular seksual, termasuk gonore, tentu saja jauh lebih baik daripada mengobatinya. Untuk mencegah penyakit gonore, lakukanlah hubungan seks yang aman, yaitu dengan:

Komunikasi adalah Kunci

Jangan ragu untuk mengomunikasikan segala hal terkait kondisi kesehatan kamu, terlebih jika berhubungan dengan masalah organ intim. Perlu untuk kamu ketahui riwayat kesehatan seksual pasangan, jumlah pasangan, atau jenis pengaman yang digunakan.

Hindari Berganti Pasangan

Penularan gonore lebih mudah terjadi jika kamu sering berganti pasangan dalam berhubungan intim. Sebisa mungkin kamu tidak melakukan seks bebas yang berisiko menularkan gangguan kesehatan ini.

Pengaman Juga Penting

Penggunaan pengaman tak kalah pentingnya jika kamu ingin mencegah diri tertular gonore. Tidak hanya itu, kondom juga mengurangi risiko penularan penyakit seksual menular lainnya, misalnya HIV atau klamidia. Jika kamu sering berganti pasangan, penggunaan kondom diperlukan saat berhubungan intim.

Berkumur Setelah Melakukan Seks Oral

Hasil studi yang telah dipublikasikan pada jurnal Sexually Transmitted Disease mengungkapkan bahwa berkumur bisa membantu mengurangi risiko terserang gonore. Ini tentu sangat membantu jika kamu menyukai seks oral. Kandungan alkohol dalam cairan pembersih mulut aktif membunuh bakteri yang menyebabkan gonore pada mulut dan tenggorokan.

Bila Anda sedang menderita gonore atau penyakit menular seksual lainnya, sebaiknya tidak berhubungan intim dulu hingga pengobatan tuntas. Tujuannya adalah untuk mencegah penularan penyakit kepada orang lain.

Bila ibu hamil terkena gonore, segeralah berobat ke dokter kandungan. Dokter akan memberikan antibiotik untuk mencegah penularan gonore ke bayi.

 Bagaimana Cara Mengobati Gonore?

Gonore bisa diobati dengan menggunakan antibiotik oral atau injeksi. Jika Anda memiliki kondisi ini pasangan Anda juga harus diobati pada saat yang sama untuk menghindari infeksi dan penyebaran penyakit lebih lanjut. Bahkan jika Anda merasa lebih baik, Anda masih perlu mengikuti instruksi dan menggunakan semua antibiotik Anda.

Bila Anda dan pasangan terbukti mengidap gonore, penting bagi Anda untuk hanya menggunakan obat-obatan Anda sendiri. Obat setiap orang diresepkan berdasarkan kebutuhan mereka sendiri.

Jika Anda menggunakan obat orang lain, ini bisa membuat infeksi lebih sulit untuk diobati. Jika kondisi Anda tidak menjadi lebih baik dengan antibiotik, dokter mungkin akan memberikan suntikan antibiotik yang lebih kuat atau kombinasi antibiotik. Setelah itu, Anda perlu melakukan  beberapa tindak lanjut untuk memantau kemajuan Anda.

Jika bayi Anda lahir saat Anda mengalami gonore, bayi Anda harus menerima obat segera setelah lahir untuk mencegah infeksi. Gonore mempengaruhi anak-anak pada bagian mata mereka lebih dahulu. Jika infeksi mata terjadi, mereka dapat diobati dengan antibiotik.

Baca Juga : Obat Gonore / Kencing Nanah Herbal

Dapatkan segera obat herbal sipilis, gonore de nature gang jie gho siah aman tanpa efek samping tidak ketergantungan obat bersertifikat mui , bpom , iso .

Tidak ada teks alternatif tersedia untuk gambar ini

whaataps — 082283969916