Bagaimana Cara Mencegah Kutil Kelamin Tumbuh Lagi

Dikutip dari laman De Nature Indonesia, Kutil kelamin merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh human papillomavirus (HPV), yang biasa ditandai dengan timbulnya daging dipermukaan kulit yang tumbuh secara tidak normal di sekitar area kelamin dan dubur.

Penyakit ini bisa dialami oleh siapa saja yang aktif secara seksual, baik melalui vagina, maupun secara oral atau anal. Di samping itu, virus juga bisa menular ketika tangan penderita kutil kelamin menyentuh kelamin sendiri, lalu menyentuh kelamin pasangannya.

Saat ini, tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan infeksi HPV. Dengan kata lain, setelah seseorang terinfeksi HPV, penderitanya dapat mengalami kekambuhan di masa yang akan datang. Penanganan yang ada bertujuan menghilangkan gejala dan tidak ada penanganan yang dapat mencegah kekambuhan infeksi ini.

Tanda Gejala Kutil Kelamin

Dalam beberapa kasus, kutil kelamin tumbuh sangat lembut dan tidak terdeteksi secara kasatmata. Meskipun kadang tidak terlihat, kutil kelamin tetap dapat menimbulkan sejumlah gejala, seperti gatal dan rasa tidak nyaman di area kelamin, sensasi seperti terbakar, serta nyeri dan perdarahan saat berhubungan intim.

Pada pria, kutil kelamin dapat tumbuh di sejumlah area, seperti:

  • Batang atau ujung penis
  • Kantung buah zakar
  • Selangkangan
  • Paha bagian atas
  • Sekitar atau di dalam anus

Sedangkan pada wanita, kutil kelamin dapat tumbuh di:

  • Dinding vagina
  • Vulva (bagian luar vagina)
  • Daerah antara vagina dan anus (perineum)
  • Di dalam vagina atau di dalam anus
  • Leher rahim

Pengobatan Kutil Kelamin

Kutil kelamin tidak perlu diobati jika tidak menimbulkan gejala yang mengganggu. Bila kutil kelamin menyebabkan gejala dokter dapat mengobatinya dengan obat-obatan yang mengandung asam trikloroasetat. Dokter juga dapat mengobati pasien dengan prosedur bedah seperti:

  • Eksisi
  • Electrocautery
  • Krioterapi
  • Bedah laser

Selain penanganan medis, terdapat juga obat kutil kelamin dari de nature indonesia yang terbuat dari bahan alami 100%. Dimana beberapa kandungan obatnya telah teruji dan terbukti aman tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh.

Obat Kutil Kelamin Herbal De Nature

Terdapat 4 macam obat herbal dan 2 salep yang akan kami rekomendasikan. Ke empat obat tersebut memiliki khasiat yang berbeda – beda, salah satunya yaitu sebagai anti virus dan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sedangkan kedua salepnya untuk membantu menghilangkan kutil dari luar.

Sekedar informasi untuk kenyamanan konsumen, bahwa produk dari perusahaan kami ini sudah memiliki:

  • Punya ijin resmi perusahaan dari kementrian kesehatan
  • Ijin BPOM, yang artinya sudah lulus uji stabilitas produk
  • Sertifikat halal MUI, sehingga kehalalannya bisa di pertanggungjawabkan
  • Sertifikat ISO, dimana mutu dan kualitas produk sudah berstandar international
  • Apoteker yang berpengalaman
  • Sudah melewati proses sortir bahan baku, guna menjaga mutu produk
  • Proses produksi sesuai alur CPOTB (cara pembuatan obat tradisional yang baik dan benar)

Pencegahan Kutil Kelamin Agar Tidak Kambuh Lagi

Cara terbaik untuk mencegah kutil kelamin adalah tidak berhubungan seks dengan seseorang yang tidak Anda ketahui riwayat seksualnya. Hal ini karena bisa saja pasangan seksual Anda terserang kutil kelamin, namun tidak diketahuinya karena tidak menimbulkan gejala.

Langkah pencegahan lain adalah dengan menggunakan kondom setiap berhubungan seks. Hanya saja perlu diingat bahwa kondom tidak 100 persen efektif mencegah kutil kelamin. Di samping itu, penting untuk tidak berganti-ganti pasangan seksual dan berbagi pakai alat bantu seks.

Metode selanjutnya untuk mencegah kutil kelamin adalah dengan imunisasi HPV. Vaksin HPV diberikan 2 atau 3 kali sebelum seseorang mulai aktif secara seksual, yaitu mulai usia 10 sampai 18 tahun. Penelitian menunjukkan bahwa pemberian vaksin pada usia yang dianjurkan dapat mengurangi risiko kutil kelamin hingga lebih dari 50 persen.

Efektivitas vaksin dalam mencegah infeksi HPV akan lebih rendah pada orang yang sudah aktif secara seksual. Meski begitu, bukan berarti vaksin ini tidak perlu diberikan kepada orang yang sudah pernah berhubungan seks. Konsultasikanlah dengan dokter untuk mengetahui perlu atau tidaknya Anda menjalani vaksinasi HPV.

Vaksin HPV umumnya hanya menimbulkan efek samping ringan, seperti nyeri pada area bekas suntikan, pusing, sakit kepala, serta flu ringan.